Merawat Operating System

Sistem operasi adalah jantung dari sebuah sistem komputer yang berfungsi menjalankan program yang sudah di-install. Untuk PC dan laptop saat ini tersedia 3 sistem operasi yang dapat dipilih sesuai kebutuhan :
– OS Windows
– OS Apple/Macintosh
– OS Linux
Masing-masing sistem operasi memiliki beberapa varian atau seri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas perangkat komputer itu sendiri, tapi yang lebih utama dari semua itu adalah menentukan system bit : 32-bit atau 64-bit. Sistem komputer lama biasanya masih menggunakan 32-bit, sementara komputer seri baru bisa menggunakan 32-bit atau 64-bit. Beberapa seri terbaru menetapkan penggunaan sistem 64-bit saja.

Perawatan sistem operasi komputer adalah hal yang sering kali diabaikan oleh para pengguna, dan biasanya pengguna baru menyadari saat sistem operasi mengalami error, corrupt atau infeksi virus. Berikut ini akan diuraikan secara singkat cara merawat sistem operasi agar kinerja komputer Anda tetap maksimal.
———-
ANTIVIRUS
Software antivirus berfungsi menetralisir intrusi virus, malware, spyware atau bot yang menyusup ke dalam sistem komputer. Penyusupan ini biasanya terjadi melalui jaringan internet atau penggunaan flashdisk/pen drive/external drive. Instalasi software antivirus yang mampu mencegah dan menetralisir ancaman segala jenis virus mutlak diperlukan. Pilihan terbaik adalah antivirus yang memiliki fitur full-sentinel, meminimalkan penyusupan virus yang berasal dari jaringan atau external drive, sekaligus menetralisir virus yang berhasil menyusup ke dalam sistem. Setiap OS sebenarnya sudah memiliki pertahanan diri yang cukup baik terhadap ancaman virus dalam kondisi penggunaan normal, tapi jika Anda sering melakukan browsing internet secara intensif maka sistem antivirus tambahan akan sangat berguna.

Beberapa sistem antivirus yang berbeda fungsi bisa di-install dan diaktifkan secara bersamaan untuk melindungi komputer Anda. Sebagai contoh saja, komputer penulis dengan OS Windows 7 Ultimate 64-bit memasang beberapa antivirus berikut :

  • Windows Defender, antivirus bawaan OS
  • Avast, proteksi antivirus utama
  • Malwarebytes, proteksi anti malware, spyware dan sejenisnya
  • USB-AV, proteksi antivirus khusus external drive

Selain beberapa antivirus yang disebutkan diatas, secara berkala dilakukan virus scanning berbasis DOS. Untuk keperluan ini bisa digunakan software seperti Kaspersky Virus Removal Tools versi terbaru.
———-
PENGGUNAAN UTILITY TOOLS
Utility Tools adalah software tambahan yang berfungsi memaksimalkan kinerja sistem operasi komputer dengan cara menyingkirkan residu program yang tertinggal. Ada 2 hal umum yang membuat kinerja OS menurun :

  • Perubahan bytes pada file-file yang menjadi bagian dari komponen OS. Ini bisa terjadi akibat penggunaan komputer dalam waktu lama, suhu komputer tinggi, mematikan komputer tanpa prosedur shutdown atau efek mati listrik yang terlalu sering saat komputer digunakan. Untuk masalah ini bisa digunakan software Defragmenter yang akan menata ulang alokasi bytes sekaligus memperbaiki file yang rusak. Software ini biasanya sudah menjadi bagian dari OS, atau sebagai pilihan bisa menggunakan  software lain yang tersedia di pasaran.
  • Residu program, ini dapat berupa jejak browsing internet pada web browser, file instalasi software, sisa komponen program yang sudah di-uninstall/remove, jejak link dan jejak file pada sistem registry. Untuk masalah ini ada banyak tipe software yang bisa digunakan, tetapi jauh lebih aman menggunakan software yang memiliki pilihan beberapa fungsi perbaikan hanya dengan sekali klik. Software seperti CCleaner, Advanced System Care, System Mechanic dan sejenisnya bisa menjadi pilihan.

Untuk hasil yang lebih optimal, penggunaan utility tools sebaiknya didahului dengan standard virus scanning, kemudian membersihkan residu program. Setelah itu lakukan prosedur scandisk untuk mengoptimalkan fungsi harddisk, kemudian baru lakukan proses defragmenter.
———-
UPDATE SISTEM OPERASI
Setiap OS menyediakan fitur update untuk mengoptimalkan kinerja dan memperbaiki celah kesalahan yang terdapat pada versi sebelumnya. Biasanya pengguna enggan melakukan update OS dengan berbagai alasan, dan OS baru di-update saat install ulang setelah terjadi kerusakan.
———-
INTERUPSI STARTUP
Pada saat komputer dinyalakan, ada beberapa urutan proses yang harus dilakukan oleh prosesor dan ini membutuhkan waktu. Ini adalah proses startup yang dimulai sesaat setelah tombol start ditekan. BIOS akan mengaktifkan prosesor, RAM dan jalur koneksi peripheral port yang mengontrol harddisk/SSD, USB port, keyboard dan mouse. Selanjutnya prosesor mengaktifkan OS, mengaktifkan file driver yang dibutuhkan, melakukan pengecekan registry, melakukan loading software dan seterusnya sampai komputer siap digunakan. Proses ini membutuhkan waktu yang berbeda, tergantung setting yang dilakukan saat instalasi OS dan software program pendukungnya. Pada kondisi loading normal, OS versi lama membutuhkan waktu sekitar 2-3 menit sampai komputer siap digunakan. Sistem OS baru memiliki lebih banyak fitur tambahan dan membutuhkan waktu startup lebih dari 5 menit. Meski efeknya tidak signifikan, interupsi startup bisa menyebabkan kinerja sistem melambat. Jika kerja sistem sudah melambat dan kebiasaan interupsi ini masih dilakukan, kemungkinan resiko OS mengalami corrupt bisa terjadi.

Itulah beberapa uraian singkat bagaimana merawat dan menjaga fungsi OS agar tetap optimal. Jika Anda menemukan masalah lain pada OS komputer Anda, silakan menghubungi Arditiajaya Computer di nomor 0812 1173 5065. Arditiajaya Computer akan memberikan solusi terbaik menyelesaikan masalah langsung di rumah atau kantor Anda

Merawat Operating System

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WA aja dulu
Chat WA aja dulu
Perlu bantuan gan? Tanya2 dulu gratis gan